KOTA BEKASI – Malam Ramadan di wilayah Bantargebang terasa lebih hangat ketika Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, hadir langsung bersama warga dalam kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Jami Al-Hamidiyah, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi setiap bulan Ramadan itu bukan sekadar ibadah bersama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Wawali Harris Bobihoe disambut antusias oleh warga yang telah memenuhi area masjid sejak sebelum salat tarawih dimulai.
Dalam kesempatan tersebut, Harris Bobihoe mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan umat, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai kebersamaan dalam masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat ukhuwah. Masjid harus menjadi tempat yang mempersatukan umat, tempat kita belajar, beribadah, dan membangun kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap generasi muda. Harris Bobihoe mengingatkan bahwa Kota Bekasi memiliki sejarah panjang perjuangan tokoh-tokoh Islam, salah satunya KH Noer Ali, yang dikenal tidak hanya berjuang secara fisik, tetapi juga melalui pendidikan dan pembinaan umat.
Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, harus menjadi inspirasi bagi generasi muda Bekasi agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan bekal iman, ilmu, dan integritas.
“Generasi muda Bekasi adalah aset besar bagi masa depan kota ini. Dengan pembinaan yang baik, mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika kegiatan diakhiri dengan interaksi hangat antara Wawali dan anak-anak yang hadir di masjid. Sejumlah anak dengan penuh percaya diri maju ke depan untuk melantunkan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an.
Sebagai bentuk apresiasi, Wawali Bekasi memberikan hadiah kepada mereka yang berhasil menghafal ayat-ayat tersebut. Momen sederhana itu pun disambut dengan keceriaan oleh anak-anak serta para orang tua yang hadir.
Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan warga.
Jurnalis: Romo Kefas
