Jakarta, Pas7News.com– Memasuki tahun 2026, PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) terkemuka yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group, terus memperkuat strategi bisnisnya melalui pengembangan layanan berbasis kompetensi tinggi serta perluasan kerja sama internasional.
Sebagai langkah konkret dari strategi tersebut, pada tanggal 2–3 Februari 2026, GDPS memfasilitasi keberangkatan 12 tenaga profesional Indonesia yang akan terlibat sebagai Cabin Technician dalam proyek pemeliharaan pesawat yang dijalankan Regent Aerospace Corporation (RAC) pada fasilitas Maintenance, Repair, and Operations (MRO) di Arab Saudi.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta pada Rabu (11/3/2026), Direktur Utama GDPS, Cornelis Radjawane, menjelaskan, keterlibatan tenaga profesional Indonesia dalam proyek ini menjadi salah satu tonggak penting bagi GDPS.
Hal ini, seiring upaya mereka dalam memperluas eksistensi global sekaligus menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki kompetensi dan keahlian yang mampu memenuhi standar industri aviasi internasional.
Cornelis menyampaikan bahwa partisipasi tenaga profesional dalam proyek internasional merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan layanan manpower dengan spesialisasi tinggi. “Pengiriman tenaga profesional dalam proyek MRO di Arab Saudi ini menunjukkan bahwa SDM Indonesia memiliki kualitas, kompetensi, dan integritas yang mampu bersaing di industri aviasi global. Bagi GDPS ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia tenaga profesional dengan keahlian spesifik” ungkap Cornelis Radjawane.
Ia menambahkan bahwa pengembangan pasar internasional dilakukan secara terukur melalui kolaborasi proyek dan kerja sama lintas negara, sejalan dengan transformasi GDPS sebagai penyedia layanan BPO berbasis teknologi yang adaptif terhadap dinamika industri global.
Sebagai bagian dari pengembangan kerja sama internasional yang berkelanjutan, dalam waktu dekat GDPS juga tengah mempersiapkan keterlibatan tenaga profesional Indonesia lainnya dalam proyek industri aviasi di beberapa negara seperti Korea Selatan, India, dan Singapura.
Ke depan, GDPS berkomitmen untuk terus memperluas peluang kolaborasi internasional melalui penyediaan tenaga profesional dengan kompetensi tinggi di berbagai sektor industri.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi perusahaan di pasar global, tetapi juga turut membuka ruang bagi talenta Indonesia untuk berkontribusi dalam proyek-proyek strategis di tingkat internasional.
