KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang digelar di Masjid Jami Al Ikhlas, Komplek Meutia Kirana, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas sosial masyarakat selama bulan suci Ramadan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu.
Dalam kesempatan itu, Abdul Harris Bobihoe mengapresiasi peran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang dinilai tidak hanya aktif dalam kegiatan dakwah, tetapi juga berperan nyata dalam kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberadaan DKM di lingkungan masyarakat memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial serta menebarkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan.
“DKM tidak hanya berperan dalam kegiatan dakwah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Harris Bobihoe.
Dalam sambutannya, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak amalan ibadah serta menjalankan berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain itu, ia mengingatkan agar nilai-nilai yang terkandung dalam bulan suci Ramadan tidak hanya dijalankan selama bulan puasa, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.
Pada kesempatan tersebut, Harris Bobihoe juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama mendoakan para korban bencana longsor yang terjadi di wilayah Bantargebang.
Kegiatan santunan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, di mana anak-anak yatim dan dhuafa menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial dari masyarakat dan pengurus masjid.
Jurnalis: Romo Kefas
