Menggetarkan! Dari Tanah Dayak, Dua Perwira Muda Ini Siap Mengabdi untuk Indonesia
Bogor — Sebuah kabar membanggakan sekaligus menggetarkan datang dari Kalimantan Barat. Di tengah berbagai tantangan zaman, dua putra-putri terbaik suku Dayak justru tampil membawa harapan baru bagi bangsa.
Mereka adalah Letda (TNI AD) Gabriel Julio, S.T. dan Letda (TNI AD) Lola Oktaviasari, S.P., yang kini resmi mengikuti Pendidikan Lanjutan Kejuruan di Pusat Pendidikan Zeni (PUSDIKZI) TNI AD, Bogor, Selasa (25/3/2026).
Keduanya tergabung dalam 13 Perwira Remaja program Calon Perwira Prajurit Karier (CAPA PK) TNI AD dari sumber sarjana. Pembukaan pendidikan akan dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026).
Dari Kalimantan Barat, Menggema untuk Indonesia
Gabriel Julio merupakan putra dari JONI JAMAL, S.E. dan Ibu Dr. Maria Yuliana. Sementara Lola Oktaviasari berasal dari Dusun Rorongan, Simpang Sidas, Kabupaten Landak.
Langkah mereka bukan hanya prestasi pribadi, melainkan simbol kebangkitan generasi muda Dayak yang kini hadir di panggung nasional, membawa identitas, semangat juang, dan kebanggaan daerah.
Lebih dari Sekadar Pendidikan Militer
PUSDIKZI TNI AD menjadi tempat di mana para perwira muda ditempa dengan disiplin tinggi, mental tangguh, dan integritas kuat.
Di tempat inilah Gabriel dan Lola akan diuji, dibentuk, dan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang siap berdiri di garis depan menjaga kedaulatan bangsa.
Pdt. Dr. Leo Fransisco: “Ini Bukan Sekadar Prestasi, Ini Pesan Tuhan untuk Bangsa”
Dalam momen tersebut, Pdt. Dr. Leo Fransisco dari ICDN DPW Jakarta turut hadir memberikan dukungan moral sekaligus pernyataan yang menggugah.
“Apa yang terjadi hari ini bukan sekadar pencapaian dua anak muda. Ini adalah tanda bahwa Tuhan sedang membangkitkan generasi dari tempat-tempat yang selama ini dianggap jauh dan kecil,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Gabriel dan Lola adalah bukti bahwa tidak ada yang mustahil bagi mereka yang memiliki iman, karakter, dan ketekunan.
“Dari tanah Dayak, Tuhan sedang memperlihatkan bahwa masa depan bangsa ini tidak hanya dibangun dari kota besar, tetapi juga dari hati-hati yang setia, rendah hati, dan siap dipakai untuk melayani Indonesia,” tegasnya.
Inspirasi yang Menyalakan Harapan
Kisah ini menjadi lebih dari sekadar berita—ini adalah inspirasi.
Gabriel dan Lola membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan besar. Dari Kalimantan Barat, mereka melangkah membawa pesan kuat bagi generasi muda Indonesia:
bahwa mimpi besar selalu menemukan jalannya bagi mereka yang berani melangkah.
Sumber: Pdt. Dr. Leo Fransisco
Penulis: Romo Kefas

Semangat bg liooo GBU