Lawang, Malang – Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan terasa di Aula GPIB Pelangi Kasih Lawang, Senin (9/3/2026). Gereja yang berlokasi di Jalan Argopuro No.1, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini menggelar buka puasa bersama lintas iman yang melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sekitar.
Kegiatan yang mengusung tema “Kerukunan Sesama Umat Beragama dan Toleransi” ini menjadi ruang silaturahmi antara berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Lawang, tokoh agama lintas iman, tokoh masyarakat, hingga warga di sekitar lingkungan gereja.
Tampak hadir Camat Lawang Nur Soleh Hidayat, S.STP., M.M, Danramil Lawang Kapten Inf. Kacung, serta Kapolsek Lawang AKP Moch. Lutfi yang bersama-sama menyatu dalam suasana kebersamaan.
Kehadiran Kyai H. Sjaichul Ghulam Bin Muqodas Said, yang akrab disapa Abi Ghulam dari Pondok Pesantren Hasbunallah Lawang, turut menambah makna dalam kegiatan tersebut. Sosok kyai yang dikenal aktif membangun komunikasi lintas agama ini tampak berbaur hangat bersama para jemaat dan tamu undangan.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan tokoh agama dan pejabat pemerintah. Warga sekitar gereja juga turut ambil bagian, termasuk masyarakat RT 02 / RW 08, Ketua RW Baruna yang akrab disapa Kangmas Nuna, para ojek pangkalan (opang), hingga supeltas yang sehari-hari membantu mengatur lalu lintas di sekitar wilayah tersebut.
Beberapa unsur organisasi kemasyarakatan juga tampak hadir, di antaranya Banser Nahdlatul Ulama dengan seragam hijau khas mereka, serta unsur satgas organisasi kemasyarakatan berseragam loreng oranye-hitam yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Lawang.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Bidang Germasa (Gereja dan Masyarakat) PHMJ GPIB Pelangi Kasih Lawang dengan dukungan seluruh bidang pelayanan di dalam PHMJ, mulai dari Bidang Teologi, Pelkes (Pelayanan dan Kesaksian), PPSDI-PPK, PEG, hingga Inforkom. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata komitmen gereja untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat luas.
Perwakilan PHMJ GPIB Pelangi Kasih Lawang menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi simbol kuat bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk hidup rukun.
“Momentum buka puasa bersama ini menjadi simbol bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun. Justru dalam kebersamaan kita bisa saling menghormati dan bersama membangun masyarakat yang damai,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Lawang Nur Soleh Hidayat mengapresiasi inisiatif gereja yang membuka ruang kebersamaan lintas iman di wilayahnya.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan menjadi contoh nyata bagaimana kerukunan antar umat beragama dapat terus dirawat. Lawang adalah rumah bersama bagi berbagai suku, budaya, dan agama. Karena itu semangat toleransi seperti ini harus terus dijaga,” ungkapnya.
Acara berlangsung hangat hingga waktu berbuka puasa tiba. Para tamu undangan kemudian menikmati hidangan berbuka bersama, dilanjutkan dengan doa bersama serta sesi foto sebagai simbol komitmen bersama untuk terus menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Lawang.
(Inthe.R)
