Dari Silaturahmi ke Aksi Nyata, LBH BAHU ABA Perkuat Barisan Lindungi Konsumen
Bogor — Kegiatan Halalbihalal yang digelar Lembaga Pelindung Konsumen (LPK) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yayasan Bantuan Hukum Anak Bangsa (BAHU ABA) Indonesia di Bojonggede, Kabupaten Bogor, menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai titik konsolidasi untuk memperkuat langkah organisasi dalam mengawal hak-hak masyarakat.
Bertempat di kantor pusat Perumahan Surya Regency, kegiatan yang dirangkai dengan Musyawarah Besar (Mubes) ini dihadiri pengurus dari berbagai daerah dalam suasana hangat namun penuh semangat perubahan.
Ketua Umum LBH BAHU ABA Indonesia, Firmansyah, SH, menegaskan bahwa organisasi tidak boleh hanya bergerak secara administratif, tetapi harus hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa keberadaan LPK dan LBH benar-benar dirasakan manfaatnya. Bukan hanya ada, tetapi bekerja dan berdampak,” ujarnya.
Ia menyoroti bahwa persoalan perlindungan konsumen dan bantuan hukum masih menjadi kebutuhan mendesak di masyarakat, sehingga organisasi harus mampu bergerak cepat dan tepat.
“Peran kita adalah menjadi jembatan bagi masyarakat yang membutuhkan keadilan. Itu yang harus terus kita kuatkan,” tambahnya.
Dalam forum Musyawarah Besar, berbagai evaluasi program kerja dibahas secara terbuka. Selain itu, peserta juga merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan advokasi.
Kehadiran pengurus dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor turut memperkaya diskusi, sekaligus memperkuat koordinasi antar wilayah.
Perwakilan pengurus menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun organisasi yang solid dan profesional.
“Ini adalah proses memperkuat internal, agar ke depan kita lebih siap menghadapi berbagai persoalan masyarakat, khususnya dalam perlindungan konsumen,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Halalbihalal dan Mubes ini menjadi titik awal langkah baru bagi LPK dan LBH BAHU ABA Indonesia untuk bergerak lebih aktif, responsif, dan berdampak luas.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai komitmen bersama untuk terus memperjuangkan keadilan dan perlindungan bagi masyarakat.
Sumber: Zoel
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi
