Dari Kelas ke Kolaborasi Dunia: SMK Golden Bogor Hadirkan Pengalaman Internasional Nyata Bersama Siswa Belanda
Kabupaten Bogor — Upaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan global kembali ditunjukkan SMK Golden melalui program Global Exploration 2026. Menggandeng Zwijsen College Belanda, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran lintas negara yang menitikberatkan pada pengalaman langsung, interaksi, dan kolaborasi.
Program yang difasilitasi Detara Foundation ini menghadirkan suasana belajar yang berbeda. Tidak hanya berfokus pada materi, siswa justru didorong untuk aktif berpartisipasi dalam setiap rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, pendidikan, dan kewirausahaan.
Kepala SMK Golden, Maya Rismayanti, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi metode pembelajaran di sekolah.
“Kami ingin siswa belajar secara kontekstual, bukan hanya memahami teori, tetapi juga mengalami dan mempraktikkannya,” ujarnya.
Pembelajaran Kontekstual di Lapangan
Kegiatan dimulai dengan pengenalan budaya melalui penyambutan tradisional, kemudian dilanjutkan dengan eksplorasi ke situs Prasasti Ciaruteun dan sentra produksi dodol di Rancabungur.
Melalui kunjungan tersebut, siswa memperoleh pemahaman mengenai sejarah serta aktivitas ekonomi berbasis masyarakat. Interaksi yang terjadi di lapangan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan mudah dipahami.
Di dalam kelas, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran bersama yang melibatkan guru dari Belanda. Diskusi dan presentasi menjadi metode utama yang mendorong partisipasi aktif siswa.
Penguatan Keterampilan Melalui Aktivitas Interaktif
Hari kedua kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas yang bertujuan memperkuat keterampilan sosial dan kerja sama. Senam pagi dan pertandingan futsal menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih cair antar siswa.
Kegiatan market day menjadi salah satu fokus utama, di mana siswa mempraktikkan langsung konsep kewirausahaan. Mereka belajar mengelola produk, berinteraksi dengan konsumen, serta menyusun strategi pemasaran sederhana.
Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan live cooking, peragaan busana bertema Hari Kartini, dan pertunjukan seni yang memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa dari Belanda.
Membangun Perspektif Global
Menurut Maya, program ini memberikan dampak penting dalam membentuk pola pikir siswa.
“Interaksi lintas budaya membantu siswa memahami perbedaan sebagai bagian dari proses belajar. Ini penting untuk membangun sikap terbuka dan kemampuan beradaptasi,” jelasnya.
Ia menilai bahwa pengalaman seperti ini menjadi bekal yang tidak hanya berguna di dunia pendidikan, tetapi juga dalam kehidupan profesional di masa depan.
Arah Pengembangan Sekolah
Dengan jumlah siswa yang terus berkembang dan jurusan yang beragam, SMK Golden menempatkan kolaborasi internasional sebagai salah satu strategi pengembangan.
Program magang, kunjungan industri, serta kerja sama global terus diperkuat untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Melalui Global Exploration 2026, SMK Golden menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif, relevan, dan berorientasi global.
Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas
