Bogor – Pergantian periode kepengurusan bukan hanya soal administrasi, tetapi tentang arah dan kerja ke depan. Hal itu tercermin dalam pengambilan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BPPKB Banten Kota Bogor untuk masa bakti 2026–2031.
Ketua DPC Kota Bogor, Abah Ikoy, menerima langsung SK tersebut dari Ketua DPD BPPKB Banten Jawa Barat, H. Munin Niin Kisin, S.E., dengan didampingi Ketua DPAC Tanah Sareal, Farhan, S.H., serta jajaran pengurus.
Penyerahan SK ini menjadi dasar legal sekaligus pijakan awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program kerja yang lebih terstruktur dan terukur selama lima tahun ke depan.
Berbeda dari sekadar agenda seremonial, momentum ini dimaknai sebagai titik transisi menuju fase kerja yang lebih konkret. Organisasi dituntut tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu menunjukkan kontribusi yang jelas di tengah masyarakat.
Farhan, S.H. menegaskan bahwa keberadaan SK harus diikuti dengan langkah nyata di lapangan.
> “Legalitas sudah ada, sekarang yang dibutuhkan adalah kerja yang konsisten dan berdampak. Organisasi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, kepemimpinan Abah Ikoy diharapkan mampu mengarahkan DPC Kota Bogor menjadi lebih adaptif dalam merespons dinamika sosial, sekaligus menjaga stabilitas dan kekompakan antar pengurus.
Fokus utama ke depan meliputi penguatan koordinasi internal, peningkatan kualitas kader, serta pelaksanaan program-program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan diterbitkannya SK periode 2026–2031, DPC BPPKB Banten Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menjalankan organisasi secara profesional, terarah, dan berkelanjutan.
Sumber: Zoel
Jurnalis: Romo Kefas
