CFD Bekasi Disulap Jadi Panggung Budaya, Ronggeng Nyentrik Tampil Kolosal
Kota Bekasi — Minggu pagi (26/4/2026), suasana Car Free Day di Jalan Ahmad Yani berubah drastis. Bukan hanya olahraga, tetapi juga pertunjukan budaya berskala besar.
Ribuan penari memadati kawasan CFD dalam peringatan Hari Tari Sedunia. Mereka tampil serempak dalam tari kolosal yang langsung menarik perhatian warga.
Aktivitas rutin pun terhenti. Banyak pengunjung memilih berhenti untuk menyaksikan pertunjukan yang jarang terjadi di ruang publik.
Sorotan utama tertuju pada ronggeng nyentrik. Tarian khas Bekasi ini tampil enerjik dan penuh karakter, memperkuat identitas lokal di tengah suasana modern.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe hadir langsung di lokasi. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti bahwa budaya mampu menghidupkan kota.
“Budaya adalah identitas. Ketika ditampilkan, masyarakat langsung merasakan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan rencana pembangunan perpustakaan dan museum budaya sebagai langkah pelestarian jangka panjang.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan budaya kepada masyarakat.
CFD pagi itu tidak hanya ramai—tetapi juga bermakna.
Romo Kefas
Editor Tim Redaksi
