Ibadah PERUKRI Tajur Halang Perkuat Persaudaraan dan Keimanan Umat Kristiani
BOGOR – Persekutuan Umat Kristiani (PERUKRI) Kecamatan Tajur Halang menggelar Ibadah Perayaan Ekaristi pada Jumat, 3 Juli 2026, bertempat di Paroki Santa Faustina Kowalska, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
Perayaan Ekaristi berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh umat Kristiani dari berbagai wilayah di Kecamatan Tajur Halang.

Bertindak sebagai pengkhotbah dalam perayaan tersebut adalah RD. Mikail Endro Susanto yang menyampaikan refleksi iman berdasarkan kisah Rasul Santo Tomas.
Dalam homilinya, RD. Mikail Endro Susanto mengangkat keteladanan Santo Tomas, salah satu dari dua belas rasul Yesus yang dikenal memiliki keberanian sekaligus pergumulan dalam imannya. Tomas yang juga disebut Didimus atau “si kembar”, banyak diceritakan dalam Injil Yohanes.
Salah satu kisah yang menonjol adalah ketika Yesus hendak kembali ke Yudea, wilayah yang saat itu dianggap berbahaya karena mengancam keselamatan-Nya.
Dalam Yohanes 11:16, Tomas dengan penuh keberanian berkata kepada murid-murid lainnya, “Marilah kita juga pergi, supaya kita mati bersama-sama dengan Dia.”Ungkapan tersebut menunjukkan kesetiaan dan keberanian Tomas dalam mengikuti Sang Guru.
Selain keberaniannya, Santo Tomas juga dikenal karena keraguannya ketika mendengar kabar kebangkitan Yesus. Namun melalui pengalaman perjumpaannya dengan Kristus yang bangkit, keraguan itu berubah menjadi pengakuan iman yang mendalam.
Dari kisah tersebut, umat diajak memahami bahwa Allah tidak menolak keraguan manusia, melainkan merangkulnya untuk membawa setiap orang pada keyakinan yang lebih kuat.
Pesan utama yang disampaikan dalam Perayaan Ekaristi ini adalah ajakan untuk tetap setia, berani, dan percaya kepada Tuhan dalam berbagai situasi kehidupan. Sebagaimana sabda Yesus kepada Tomas.
“Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya,” umat diajak untuk terus mengandalkan iman sebagai dasar kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan PERUKRI ini, diharapkan terjalin semakin erat persaudaraan antarumat Kristiani serta tumbuh semangat untuk mewujudkan nilai-nilai kasih, pelayanan, dan pengharapan di tengah masyarakat.


