Di Tengah Cuaca Hujan, PERUKRI Tajur Halang Tetap Satukan Semangat Pelayanan
Tajur Halang, 26 Mei 2026 — Hujan yang turun di wilayah Tajur Halang pada Selasa sore tidak menjadi penghalang bagi umat Kristiani untuk menghadiri Ibadah Persatuan Umat Kristiani Kecamatan Tajur Halang (PERUKRI) yang berlangsung di GPIAI Filadelfia, Kampung Jati Tonjong.
Sejak dimulai pukul 17.00 WIB, jemaat dari berbagai gereja tampak terus berdatangan mengikuti ibadah dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan masih berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan penuh sukacita.
Ibadah tersebut dihadiri para pendeta, aktivis gereja, pelayan Tuhan, serta jemaat dari sejumlah denominasi gereja seperti GGP, GSKI, GPI, GSJA, GBKP, GPIB, dan GPT. Kehadiran lintas gereja ini memperlihatkan eratnya hubungan persaudaraan antar umat Kristiani di wilayah Tajur Halang dan sekitarnya.
Rangkaian ibadah diisi dengan pujian penyembahan, doa bersama, serta penyampaian Firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 133:1-3.
Pelayanan Firman dibawakan oleh Pdt. Dr. Leo Francisco, S.Th., MT.h., S.Pd., M.Pd. Dalam khotbahnya, beliau mengingatkan bahwa persatuan umat percaya harus dibangun di atas kasih, kerendahan hati, dan ketulusan untuk saling melayani.
Beliau juga menyampaikan bahwa gereja memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Menurutnya, kasih Kristus harus tercermin melalui sikap hidup yang membawa damai dan pengharapan bagi sesama.
“Persatuan bukan hanya terlihat saat berkumpul bersama, tetapi ketika umat Tuhan mampu berjalan bersama dalam kasih dan saling menguatkan,” ujarnya di hadapan jemaat.
Meski suasana di luar gereja diguyur hujan, ibadah tetap berlangsung hangat dan penuh penghayatan. Jemaat terlihat mengikuti setiap rangkaian acara dengan khusyuk sambil menikmati suasana persaudaraan yang terjalin antar gereja.
Kegiatan PERUKRI diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergi pelayanan antar gereja sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan rohani masyarakat sekitar.
Jurnalis : Atma Nurdjati
Editor : Tim Redaksi


