Ribuan Umat Kristen Akan Padati Balikpapan dan IKN dalam Hari Doa Nasional 2026
BALIKPAPAN – Kalimantan Timur akan menjadi pusat pertemuan rohani umat Kristen dari berbagai daerah di Indonesia pada awal Juli mendatang. Melalui penyelenggaraan Hari Doa Nasional (HDN) 2026, ribuan peserta dijadwalkan berkumpul di Balikpapan dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mengikuti rangkaian kegiatan doa, ibadah, seminar, dan kebaktian kebangunan rohani yang berlangsung selama empat hari.
Perhelatan yang digagas Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI) tersebut mendapat dukungan dari berbagai sinode gereja, lembaga pelayanan, serta tokoh-tokoh Kristen nasional. Ketua Umum PGI, Jacky Manuputy, menilai momentum ini menjadi kesempatan penting bagi gereja-gereja di Indonesia untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus membawa bangsa dalam doa.
Menurutnya, kehidupan berbangsa saat ini membutuhkan lebih banyak ruang yang menghadirkan persatuan, pengharapan, dan kepedulian. Karena itu, Hari Doa Nasional diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan yang mampu menggerakkan umat untuk semakin peduli terhadap kondisi bangsa dan masyarakat.
“Bangsa yang besar memerlukan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Gereja memiliki tanggung jawab untuk terus mendoakan negeri ini agar tetap berjalan dalam damai, persatuan, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Pusat kegiatan akan berlangsung di sejumlah lokasi strategis di Balikpapan sebelum mencapai puncaknya di kawasan IKN pada 5 Juli 2026. Acara pembukaan dijadwalkan digelar melalui KKR dan Konser Doa yang akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah.
Selain ibadah raya, peserta juga akan mengikuti Konferensi Doa Nusantara yang mempertemukan para pendeta, penginjil, pendoa syafaat, pemimpin pelayanan, serta aktivis gereja dari berbagai denominasi. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi pelayanan sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara.
Panitia pelaksana memperkirakan peserta yang hadir berasal dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah negara sahabat yang memiliki hubungan pelayanan dengan gereja-gereja di Tanah Air. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa semangat doa dan persaudaraan melampaui batas wilayah dan latar belakang gerejawi.
Ketua Panitia Hari Doa Nasional 2026, Fanny Jossi Kusumo, menyatakan seluruh persiapan terus dimatangkan untuk menyambut para peserta yang akan datang ke Balikpapan dan IKN. Berbagai pihak, termasuk unsur pemerintah daerah dan lembaga terkait, turut memberikan dukungan demi kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Jacky Manuputy kembali mengajak umat Kristen yang tidak dapat hadir secara langsung agar tetap mengambil bagian melalui doa di gereja maupun komunitas masing-masing. Menurutnya, kekuatan doa tidak dibatasi oleh tempat dan jarak, melainkan oleh kesatuan hati umat yang percaya kepada Tuhan.
Hari Doa Nasional 2026 mengusung semangat persatuan dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia. Dari Balikpapan dan IKN, para peserta diharapkan membawa pulang pesan tentang pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat iman, serta terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Redaksi Nasional


