Semangat Baru Gerakan Perempuan, PB WANITA FORMULA Resmi Dibentuk di Jakarta
Jakarta — Gerakan pemberdayaan perempuan Indonesia kembali mendapat energi baru dengan resmi terbentuknya Pengurus Besar (PB) WANITA FORMULA. Organisasi perempuan yang berada di bawah naungan PB FORMULA tersebut lahir melalui Musyawarah Nasional (Munas) I yang digelar di Formula Tower, Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2026).
Pembentukan WANITA FORMULA dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan dakwah berbasis nilai-nilai keislaman serta semangat kebangsaan.
Dalam forum nasional itu, Hj. Putroe Fajriah, ST terpilih sebagai Ketua Umum PB WANITA FORMULA. Figur perempuan asal Aceh tersebut dikenal aktif dalam dunia usaha dan kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam mendorong kemandirian perempuan.
Munas perdana berlangsung penuh semangat dan dihadiri berbagai elemen perempuan, mulai dari aktivis sosial, ustadzah, pelaku usaha, hingga ibu-ibu majelis taklim dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Ketua Umum PB FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menciptakan perubahan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran WANITA FORMULA diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan perempuan yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu melahirkan tokoh-tokoh perempuan yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap umat.
“Perempuan adalah tiang peradaban. Ketika perempuan kuat secara moral, spiritual, dan intelektual, maka bangsa juga akan menjadi kuat,” ujarnya di hadapan peserta Munas.
Sementara itu, Ketua Umum PB WANITA FORMULA, Hj. Putroe Fajriah, ST menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan fokus membangun perempuan yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing di era modern.
Ia mengatakan bahwa WANITA FORMULA tidak ingin hanya hadir sebagai simbol organisasi perempuan, tetapi menjadi gerakan nyata yang mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin perempuan Indonesia memiliki keberanian untuk maju, berkarya, dan mandiri tanpa kehilangan jati diri serta nilai spiritualnya. WANITA FORMULA akan menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan untuk bertumbuh bersama,” tuturnya.
Ke depan, WANITA FORMULA disebut akan menjalankan berbagai program pemberdayaan seperti pelatihan usaha mikro, pendidikan perempuan dan anak, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pembinaan dakwah perempuan di berbagai daerah.
Dengan terbentuknya PB WANITA FORMULA, diharapkan organisasi ini dapat menjadi salah satu motor penggerak lahirnya perempuan-perempuan inspiratif yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa sekaligus membawa citra positif perempuan Indonesia di tingkat internasional.
Sumber: Zoel
Ditulis oleh: Romo Kefas, Jurnalis


